Get and Ride Logo
Previous
Next

Garuda Wisnu Kencana: Simbol Budaya dan Wisata Bali yang Spektakuler

garuda wisnu kencana

Daftar Isi

Garuda Wisnu Kencana: Simbol Budaya dan Wisata Bali yang SpektakulerTravel. GWK adalah patung raksasa yang didedikasikan untuk Dewa Wisnu, salah satu dari Trimurti dalam agama Hindu. Patung ini dibuat oleh seniman asal Bali, Nyoman Nuarta, dan diresmikan pada tahun 2018 di Bali, Indonesia.

GWK Bali dikenal sebagai salah satu patung tertinggi di Indonesia dan merupakan simbol mitologi Hindu di Bali. Dengan ukuran mencapai 121 meter tinggi dan 64 meter lebar, patung ini menjadi salah satu patung terbesar di dunia. Patung ini berdiri di atas sebuah bukit di garuda Wisni Kencana Bali Cultural Park yang menawarkan pemandangan indah di sekitarnya.

Patung ini terbuat dari campuran logam dan batu, dilengkapi dengan beberapa fitur unik seperti gerakan yang dapat diatur dan sistem pencahayaan yang canggih. Teknologi multimedia dan efek suara juga dilengkapi pada patung ini, sehingga pengalaman melihat patung menjadi lebih menyenangkan.

gwk
Source: Unsplash

Sejarah Singkat

Proyek Patung ini dimulai pada tahun 1990 oleh seniman terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Beliau mendapat inspirasi untuk membuat patung tersebut setelah mengunjungi Candi Borobudur di Jawa Tengah. Dia menganggap bahwa patung tersebut akan menjadi simbol dari perdamaian dan harmoni antar agama dan budaya di Indonesia.

Ide dibuat berdasarkan visi Nyoman Nuarta tentang keindahan seni dan budaya Indonesia, yang dapat disajikan melalui patung raksasa yang menampilkan karakteristik khas Indonesia. Patung itu menjadi suatu simbol kebanggaan bagi rakyat Indonesia karena itu menjadi patung terbesar dan terlengkap di dunia. Namun, proyek ini mengalami kesulitan finansial dan teknis selama beberapa tahun, sehingga baru selesai pada tahun 2018.

Patung GWK Bali saat ini menjadi salah satu daya tarik wisata terbesar di Bali dan menjadi simbol dari kekuatan dan kekayaan budaya Indonesia. Patung ini juga dianggap sebagai simbol dari perdamaian dan harmoni antar agama dan budaya di Indonesia.

Kepemilikan Garuda Wisnu Kencana

Pemiliknya adalah PT. Garuda Wisnu Kencana Cultural Park. yang merupakan perusahaan yang didirikan untuk mengelola dan mengembangkan kawasan wisata GWK. Perusahaan ini didirikan oleh PT. Bali Tourism Development Corporation (BTDC) yang merupakan perusahaan pemerintah yang bergerak di bidang pariwisata. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan beberapa pihak lain, termasuk pemerintah daerah dan swasta, untuk mengembangkan kawasan wisata GWK Bali sebagai salah satu daya tarik wisata di Bali.

Baca Juga:  Babi Guling Candra Sunset Road: Surga Kuliner Babi Guling di Bali

Keindahan Arsitektur dan Desain Patung GWK

Patung raksasa Garuda Wisnu Kencana memiliki tinggi 121 meter dan lebar sayap 64 meter. Patung itu terbuat dari besi dan tembaga dan dirancang untuk bertahan selama 1000 tahun. Selain patung Wisnu dan Garuda, di sekitarnya juga ada patung-patung lain seperti Patung Dewi Kunti, Patung Pandawa Lima, Patung Arjuna, dan Patung Bhima. Di sekitar patung, terdapat banyak tempat untuk duduk dan menikmati pemandangan.

Area Wisata GWK

patung GWK

Di Garuda Wisnu Kencana terdapat beberapa area yang dapat dikunjungi oleh turis, antara lain:

  • Plaza Wisnu adalah sebuah area yang menampilkan patung Dewa Wisnu sebagai ikon kawasan wisata. Patung ini berdiri di atas sebuah taman yang indah dan menawarkan pemandangan yang spektakuler. 
  • Area Theater Garuda Area ini menyajikan pertunjukan multimedia yang menceritakan kisah Dewa Wisnu dan Garuda.
  • Area taman bunga GWK menyediakan taman bunga yang indah yang dapat dikunjungi oleh turis. Lotus Pond atau Taman Teratai adalah salah satu tempat yang dapat dikunjungi dan yang menampilkan taman yang indah dengan beragam jenis bunga teratai yang ditanam di sekitarnya. Selain itu juga ada Indraloka Garden yang menampilkan taman yang indah dengan beragam jenis tanaman yang ditanam di sekitarnya. Indraloka Garden merupakan sebuah taman yang dibuat dengan konsep alam liar yang di dalamnya dibangun sebuah area yang dikelilingi oleh berbagai jenis tanaman dan tumbuhan yang ditanam dengan rapi dan menambah keindahan kawasan wisata.
  • Museum GWK ini menyajikan sejarah dan proses pembuatan patung, serta juga menyajikan berbagai koleksi seni dan budaya dari Indonesia.
  • Water feature GWK juga menyediakan air feature yang dapat dikunjungi oleh turis, yang menampilkan air mancur yang indah dan dapat menambah keindahan kawasan wisata ini.
  • Amphitheater adalah sebuah tempat untuk acara-acara besar seperti konser musik, pertunjukan teater, dan acara lainnya. Terletak di atas bukit dengan pemandangan indah dan didesain khusus untuk menampung ribuan orang. Terdapat juga fasilitas lain seperti ruang ganti, toilet, dan lain-lain.
  • Bali Parade merupakan pertunjukan tari dan musik tradisional Bali yang dipersembahkan oleh para penari dan musisi lokal. Pertunjukan ini dikemas dengan kostum yang indah dan elemen-elemen tradisional Bali seperti tari, musik, dan teater. Bali Parade diadakan di Amphitheater GWK . Acara ini diadakan secara teratur dan menyajikan pertunjukan yang indah dan menghibur bagi para pengunjung.
Baca Juga:  50 Makanan Khas Indonesia dan Asalnya yang Harus Kamu Ketahui

Lokasi dan Aksesibilitas

GWK terletak di Jimbaran, Bali Selatan. Jam bukanya adalah setiap hari dari pukul 09.00-21.00 WITA. Sebagian besar harga tiket masuk tidak berbeda antara wisatawan domestik dan non domestik. Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik dan non domestik adalah sama yaitu Rp 150,000 per orang dewasa dan anak-anak (usia 6-12 tahun) adalah Rp. 75,000 per orang. Namun harga tiket ini dapat berubah, sebaiknya mengecek dengan pihak GWK Cultural Park untuk informasi harga dan jam buka yang terbaru. Ada beberapa paket yang ditawarkan, seperti paket reguler, paket sunset, paket VIP, dll.

Pengalaman Wisata di Garuda Wisnu Kencana

Selain menikmati keindahan patung raksasa, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman yang menarik di GWK. Ada banyak kegiatan wisata yang dapat dilakukan, seperti menikmati tari Kecak dan Ramayana Ballet yang menampilkan tarian tradisional Bali, menjelajahi Museum, dan menikmati kuliner Indonesia di berbagai restoran yang ada di sana.

  1. Menikmati keindahan patung Garuda Wisnu Kencana yang setinggi 121 meter dan lebar 64 meter ini adalah salah satu patung terbesar di dunia. Dibuat dari bahan perunggu dan kuningan, patung ini menggambarkan Dewa Wisnu yang sedang menunggangi burung Garuda. Kamu bisa menikmati keindahan patung tersebut dari dekat atau dari jauh dengan latar belakang langit biru dan perbukitan Bukit Ungasan.
  2. Menyaksikan pertunjukan Tari Kecak, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan Tari Kecak yang merupakan tarian tradisional Bali. Tarian ini dilakukan oleh sekelompok pria yang duduk bersila sambil mengeluarkan suara “cak-cak-cak” secara ritmis. Pertunjukan Tari Kecak dilakukan di amfiteater dengan latar belakang pemandangan yang indah.
  3. Bermain di area Wisata Budaya Di area Wisata Budaya, terdapat berbagai wahana dan atraksi yang cocok untuk keluarga seperti Flying Fox, ATV, dan Segway. Kamu bisa merasakan sensasi terbang di udara dengan Flying Fox atau mengelilingi area dengan menggunakan ATV atau Segway.
  4. Menjelajahi Museum. GWK juga memiliki Museum yang menyimpan berbagai koleksi seni dan budaya Indonesia. Kamu bisa menjelajahi museum ini dan melihat berbagai benda antik dan seni modern yang dipamerkan di sini.
  5. Menyaksikan pertunjukan Teater Klasik. Kamu bisa menyaksikan pertunjukan teater yang mengangkat cerita-cerita dari kitab suci Ramayana dan Mahabharata. Pertunjukan teater ini dilakukan oleh para seniman Bali yang ahli dalam bidangnya.
Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat Apa Nama Pakaian Adat Bali dan Filosofinya

Tips Berwisata ke Garuda Wisnu Kencana

Agar pengalaman wisata Anda lebih maksimal, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan. Pertama, datanglah ke sana pada saat cuaca cerah untuk menikmati pemandangan yang lebih indah. Kedua, kenakan pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca. Ketiga, jangan lupa membawa kamera untuk mengambil foto-foto yang indah. Keempat, datanglah di pagi hari untuk menghindari kerumunan dan waktu yang lebih ramai.

Pilihan Transportasi

  1. Kendaraan Pribadi Jika Anda memiliki kendaraan pribadi, Anda bisa mengemudi menuju GWK menggunakan GPS atau Google Maps. Dari pusat kota Denpasar, Anda hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk sampai.
  2. Taksi Online atau Konvensional Anda juga bisa memesan taksi online seperti Gojek atau Grab untuk menuju ke GWK. Namun, jika Anda lebih menyukai taksi konvensional, Anda bisa menemukannya di banyak tempat di Bali.
  3. Bus Wisata Jika Anda ingin menghemat biaya transportasi, Anda bisa memilih bus wisata yang disediakan oleh operator wisata setempat. Biasanya, bus ini akan berangkat dari titik-titik tertentu di Bali dan menuju ke GWK.
  4. Sewa Mobil Anda bisa menyewa mobil dengan sopir untuk mengantar Anda ke GWK. Hal ini bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman dan fleksibel karena Anda bisa berhenti di tempat-tempat lain di sepanjang perjalanan jika ingin berfoto atau makan.
  5. Ojek Terakhir, Anda juga bisa menggunakan ojek untuk menuju ke GWK. Namun, pastikan untuk menawar harga terlebih dahulu sebelum menaiki ojek agar tidak terjadi ketidaksepakatan harga.

Untuk kamu yang sedang dan akan berlibur ke Bali dan mengunjungi patung Garuda Wisnu Kencana, sewa mobil merupakan pilihan transportasi yang tepat. Kamu bisa bebas berpergian dengan bebas dan nyaman. Get & Ride merupakan pilihan sewa mobil terbaik untuk kamu. Get & Ride menawarkan berbagai tipe mobil dengan harga yang terjangkau. Kamu bisa dengan mudah melakukan reservasi melalui website Get & Ride atapun melalui Aplikasi yang bsa di download di AppStore atau PlayStore.

Share this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *