Previous
Next

Jungle Escalator Bali: Sensasi Wahana Terpanjang di Tengah Lembah Hijau dan Cek Rental Mobil Bali

jungle escalator bali

Daftar Isi

Rental Mobil Bali Get&Ride – Jungle Escalator Bali kini menjadi magnet baru bagi wisatawan yang mendambakan pengalaman liburan unik di tengah keasrian alam Bali. Fasilitas modern yang membelah tebing hijau ini menawarkan kenyamanan ekstra bagi siapa saja yang ingin menikmati pemandangan jurang serta sungai tanpa perlu kelelahan meniti ratusan anak tangga. Mari bedah pesona, aksesibilitas, serta seluruh informasi penting mengenai eskalator luar ruangan raksasa ini secara mendalam.

Apa Itu Jungle Escalator dan Mengapa Sangat Populer?

Jungle Escalator Bali adalah fasilitas eskalator luar ruangan (outdoor) bertingkat yang dibangun di kawasan tebing terjal untuk menghubungkan area atas resort atau restoran dengan fasilitas di dasar lembah. Wahana infrastruktur ikonik ini populer karena memadukan kecanggihan teknologi transportasi vertikal dengan lanskap hutan tropis yang sangat asri.

Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam secara panoramic 360 derajat tanpa rasa lelah selama perjalanan melintasi lembah. Kehadiran wahana ini sekaligus mematahkan stigma bahwa wisata alam tebing yang ekstrem tidak ramah bagi semua kalangan usia.

“Pembangunan Jungle Escalator merupakan terobosan desain arsitektur lanskap modern yang berhasil menyatukan batas antara kenyamanan aksesibilitas dan pelestarian estetika lingkungan tropis.”

— Dr. I Nyoman Suardana, M.T., Pakar Tata Ruang & Eco-Tourism Universitas Udayana.

Lokasi Spesifik dan Akses Menuju Jungle Escalator

Fasilitas Jungle Escalator Bali yang paling fenomenal di Bali terletak di kawasan Cretya Ubud / Alas Harak Cretya Day Club, Jl. Raya Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Lokasi ini berjarak sekitar 20 menit perjalanan dari pusat Kota Ubud atau sekitar 1,5 jam berkendara dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Rute menuju lokasi sangat mudah diakses oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dengan kondisi jalan beraspal mulus. Tersedia pula area parkir yang luas serta kendaraan pengumpan (shuttle) untuk kenyamanan para pengunjung.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Kuliner di Lembang Enak dan Murah

Aksesibilitas yang inklusif menjadi salah satu nilai tambah utama dari destinasi ini. Pengunjung lansia, anak-anak, hingga wisatawan dengan keterbatasan fisik kini dapat dengan mudah menjangkau dasar sungai dan wahana club bawah tebing.

Daya Tarik Utama Jungle Escalator Bali yang Memikat

Daya tarik utama Jungle Escalator Bali terletak pada sensasi meluncur perlahan menembus kanopi hutan tropis yang rindang. Suasana udara segar bercampur gemericik air sungai alami membuat perjalanan singkat di atas eskalator terasa sangat menenangkan.

Selain fungsi utamanya sebagai moda transportasi, wahana ini menjadi spot foto paling favorit dan instagrammable bagi para pembuat konten. Sudut kemiringan tebing yang presisi memberikan latar belakang visual deretan pohon kelapa dan jurang yang tampak begitu fantastis.

Keamanan wahana ini juga terjamin penuh dengan pengawasan pemeliharaan berkala serta sensor keselamatan otomatis. Sensasi mengambang di atas vegetasi hijau memberikan kenangan liburan yang tak terlupakan.

Rincian Harga Tiket dan Jam Operasional

Untuk menikmati fasilitas Jungle Escalator Bali, pengunjung umumnya dikenakan tarif tiket masuk kawasan (entrance fee) yang sangat terjangkau. Harga tiket masuk kawasan Cretya Ubud mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000 per orang(dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola).

Beberapa paket fasilitas premium atau akses ke area day club bawah tebing mungkin mengenakan skema minimum spenduntuk pemesanan meja atau daybed. Tiket ini sudah mencakup akses penggunaan eskalator serta area spot foto umum di sekitarnya.

Jam operasional wahana ini mengikuti waktu buka kawasan wisata, yaitu setiap hari mulai pukul 08.00 WITA hingga 20.00 WITA. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari saat udara masih sejuk dan pencahayaan matahari sangat ideal untuk berswafoto.

Baca Juga:  6 Tempat Staycation Bandung Murah Buat Liburan Hemat dan Seru!

Kemana-Mana dengan Rental Mobil Bali Get&Ride

Meringkas seluruh keindahannya, berkunjung ke wahana Jungle Escalator Bali kini menjadi agenda wajib untuk melengkapi liburan impian Anda di Bali. Agar perjalanan Anda menuju kawasan Tegallalang berjalan mulus, fleksibel, dan bebas repot, mengandalkan sarana transportasi yang tepat adalah kunci utamanya.

Manfaatkan layanan dari Rental Mobil Bali Get&Ride untuk mendapatkan armada rental mobil Bali yang terawat, aman, dan nyaman selama menyusuri sudut-sudut eksotis Pulau Dewata. Segera atur jadwal liburan Anda dan nikmati kemudahan eksplorasi destinasi impian bersama Get&Ride!

FAQ

Di mana lokasi Jungle Escalator Bali?

Lokasi yang paling terkenal berada di area Cretya Ubud / Alas Harak, Desa Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali.

Berapa harga tiket untuk menaiki Jungle Escalator?

Tiket masuk kawasan mulai dari Rp50.000 – Rp150.000 per orang, yang sudah mencakup akses ke area eskalator luar ruangan tersebut.

Apakah Jungle Escalator Bali aman untuk anak-anak dan lansia?

Ya, wahana ini sangat aman karena dirancang khusus dengan standar keselamatan tinggi untuk mempermudah akses anak-anak maupun lansia.

Bagaimana cara menuju lokasi Jungle Escalator jika tidak membawa kendaraan pribadi?

Cara paling praktis dan nyaman adalah dengan memanfaatkan layanan sewa mobil Bali dari Get&Ride. Anda bisa memilih opsi sewa lepas kunci untuk kebebasan berpetualang atau menggunakan pengemudi lokal berpengalaman.

Mengapa Get&Ride menjadi rekomendasi utama untuk mobilitas liburan di Bali?

Get&Ride menawarkan proses pemesanan yang cepat, unit kendaraan yang selalu bersih dan prima, serta layanan pelanggan responsif yang siap membantu rencana perjalanan Anda selama di Bali.

Sumber

  • Suardana, I. N. (2024). Perkembangan Infrastruktur Ramah Lingkungan pada Destinasi Wisata Alam. Jurnal Pariwisata & Budaya Bali, 12(2), 45-58.
  • Santoso, B. (2023). Panduan Ketenagakerjaan dan Keamanan Transportasi Vertikal Luar Ruangan. Jakarta: Pustaka Teknik Rekayasa.
  • Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2025). Laporan Tren Pariwisata Inklusif dan Inovasi Fasilitas Destinasi Indonesia. Jakarta: Kemenparekraf.

Share this